Kehidupan di masa kecil

Kehidupan di masa kecil

Waktu itu aku sedang bermain petak umpet dengan teman-teman, dan kadang aku juga main sodoran, terkadang patah-patahan, terkadang main gambar, terkadang main gelang karet dengan berbagai model permainan, terkadang juga main bola. Tapi ketika di malam terang bulan purnama aku dan teman-teman sering bermain petak umpet, sodoran. Oh ya terkadang aku dan teman-teman bermain perkelahian, tentunya setelah melihat acara televise, juga perang-perangan, itupun setelah melihat televise, Combaat judul Filmnya, sebuah film serial. Aku dan teman-teman juga bermain pana-panahan yang menggunakan busur, menirukan gaya dalam film Ramayana, membuat pedang-pedangan, menirukan fil Haider Ali dan Tipe Sultan yang entah itu Film dari  mana, tapi kalau aku lteringat orang-orangnya mungkin Film itu dari India. Kami juga sering menonton Film-film yang lainnya, dan semua Film itu aku tonton sebelum listrik itu masuk ke desaku, jadi pakainya Accu. Kalau lagi asyik-asyiknya nonton TV, terkadang setrum Accu lemah, ya jadi terputus nontonnya, dan kamipun beramai-ramai nyetrum Accu itu ke Desa yang menjadi Kecamatan desa Kami. semua itu di zaman kecilku dulu sekitar tahun 90an dan sekarang semua sudah tak terlihat lagi permainan seperti itu di usia anak seumuranku dulu.. tapi sekarang kesemuanya itu tinggal kenangan saja, dan aku hanya bias sedikit merasa terulang masa-masa itu ketika aku bertemu dengan teman-teman kecilku dulu ketika Idul Fitri tiba, dan kami sama-sama mudik lebaran. Aku mudik dari arah timur, karena aku bekerja di Semarang, sedangkan teman-temanku semuanya mudik dari arah barat, karena mereka merantau di Ibu Kota Jakarta. Aku dan teman-teman tentunya sudah tak seperti dulu lagi, dan aku lihat anak-anak berumur 5-12 tahunan sekarang tcara, jenis permainannya tidak sama dengan jamanku dan teman-teman dulu. Oh ya lebaran kemarin tanggal 10-11 September 2010 atau tepatnya 1431 H, aku bertemu dengan mereka dengan kondisi yang tentunya tidak seperti dulu ketika 80-90an. Teman-temanku ada yang sudah menikah, bahkan banyak yang sudah punya anak, pakaian kami tentunya sudah bias dikatakan modern tren zaman sekarang. Kami sama-sama sudah punya motor, tapi motorku tercatat motor yang paling jelek di antara temen-temen yang lain, walaupun kerjaku paling enak di banding temen-temanku itu. Kami saling berbagi cerita, bercandfa, bdergadang, merokok bareng, main bareng, oh… alangkah itu begitu mengingatkanku ketika zaman dulu. Aku begitu tak ingin kembali ke tempatku bekerja, aku ingin di rumahku, aku ingin tetap di desaku itu. Terlebih-lebih aku merasa sennang melihat keluargaku berkumpul semua. Oh ya tanggal 12 September 2010 aku dan kedua orang tuaku, keponakanku, kakaku, Iparku, dan dua orang Pamanku pergi silaturrahmi ke tempat calonku di Kalisidi ungaran Semarang. Oh semua itu benar-benar membuatku merasa punya keluarga yang ternyata perhatian.

Musik. Soal musik aku sering berburu musik-musik lama, sewaktu aku kecil dulu., musik itu bias mengingatkanku pada memori ketika musik itu aku dengar duklu. Terkadang teman-teman bilang ke aku kalau musikku gak up to date, yaaa mereka tidak tahu kalau justru aku lebih menyukai musik yang aku punyai sekarang. Ugh, merkisah tentang masa lalu tidak membuat aku bosan, serasa ingin bias menikmati masa itu lagi.

 

2 responses to “Kehidupan di masa kecil

  1. kyuutaroº

    Saya juga suka berburu lagu yang waktu masih kecil saya dengarkan, seperti soundtrack satria baja hitam dan kartun jaman dulu.
    oiya beberapa hari lalu saya juga dapet mp3 Senam Kesegaran Jasmani (SKJ 88) mengingatkan masa SD dulu😛

    btw komentarnya disetting cuma untuk penguna WP ya???

    • Ya komentarnya un tuk semua sih. Tapi gimana caranya dong biar semuanya bisa memberi komentar. Rencanaku, ini untuk belajar, nanti Setelah maret baru aku mau buat Blogg yang Profesional, ikut paid to review. Ya, aku juga senang semua hal yang menyangkut di hari kecil dan masa lalu yang sudah sangat lama. Met kenal